TENTANG Komunitas Pemuda Peduli Madureso ( KPPM )
AWAL KEHADIRAN
Sejak seringnya pemuda Madureso yang khususnya di daratan Jakarta suka berkumpul melepas kangen sesama masyarakat Madureso dibelahan Mampang Jakarta Selatan, tepatnya di tempat Tarom bekerja, lahirlah uneg-uneg dari beberapa teman. Bagaimana caranya agar kita bisa berguna buat masyarakat, khususnya untuk desa kita sendiri yaitu desa Madureso tercinta. Untuk bisa menciptakan itu semua, setiap Pemuda yang ada diperantauan diwajibkan menginfakan sebagian rizkinya demi kepentingan umat. Kepentingan kegiatan sosial untuk Madureso, atau mungkin untuk mengembangkan pendidikan agama untuk anak-anak Madureso. Akhirnya lahirlah kesepakatan bahwa setiap pemuda dikenakan infaq minimal Rp.20.000 dan maksimal tidak terbatas setiap habis gajian. Dana tersebut disalurkan langsung kepada dhuafa yang kerap dijumpai disaat pulang kampung, atau langsung disalurkan lewat kegiatan sosial seperti acara 1 Muharram dan sebagainya. Dengan manajemen dana yang dilakukan pada waktu tidak tentu, karena faktor kerjaan atau faktor gaji yang hanya pas-pasan untuk kebutuhan sehari-hari di tanah rantau, tentu saja penghimpunan maupun pendayagunaan dana tidak dapat maksimal. Tapi kita selalu berusaha untuk selalu bisa menginfakan sebagian harta yang kita miliki. Walau kadang ada beberapa yang memang tidak bisa. Dan itu tidak mejadi masalah, karena memang komitmen sejak awal bahwa infaq ini jangan jadi paksaan tapi jadi komitmen untuk kepentingan akherat dan umat.
Dalam sebuah kegiatan di Lembaga Pendidikan Nurul Fikri di Jakarta, beberapa pemuda Madureso menyaksikan aktivitas pemberdayaan kaum miskin yang didanai karyawan. Dengan menyisihkan gaji, karyawan membantu masyarakat miskin. Aktivitas sosial yang telah dilakukan sambilan di lingkungan Lembaga dan sekitarnya inilah yang menumbuhkan motivasi pemuda untuk mengikuti jejaknyadan terdorong untuk dikembangkan. Kalau belum bisa untuk masyarakat luas, minimal untuk desa kami sendiri yaitu desa Madureso. Akhirnya tanpa banyak basa-basi lagi, perkumpulan pemuda Madureso kita namakan Komunitas Pemuda Peduli Madureso ( KPPM ). Kenapa dinamakan demikian?karena komunitas sementara ini adalah murni pemuda desa Madureso. Apakah kegiatan sosial ini hanya berlaku untuk masyarakat Madureso?untuk sementara begitu. Tapi kalau memang nantinya bisa berkembang dan sudah mendapatkan tempat dihati para dermawan atau donatur, bukan tidak mungkin kegiatan sosial ini berlaku buat seluruh masyarakat yang memang membutuhkan.
Saat pertama pemuda Madureso ketemu dan sharing pengalaman, masyarakat sedang dilanda krisis ekonomi yang berkepanjangan. Sesuai dengan niat awal kami, hadirnya Komunitas Pemuda Peduli Madureso untuk lebih bisa mengembangkan sayapnya, lebih legal untuk mencari sumber dana demi sejahteranya masyarakat, tentunya ingin mendapatkan pengakuan resmi dari jajaran pemerintahan desa Madureso. Dan nanti bisa mendapat rujukan untuk bisa mendapatkan legalitas dari CAMAT Kuwarasan. Atau bisa mendapat tembusan ke Kabupaten Kebumen. Sehingga Komunitas Pemuda Peduli Madureso ( KPPM ) bersifat LEGAL.
VISI, MISI, TUJUAN, PRINSIP DASAR DAN GRAND STRATEGI KPPM
VISI KAMI
Bertekad menumbuh kembangkan jiwa dan meringankan beban hidup masyarakat yang bertumpu pada sumber daya lokal melalui sistem yang adil dan seihsan mungkin.
MISI
TUJUAN
PRINSIP DASAR
jujur, amanah, ihsan
transparan, dapat dipertanggungjawaban, profesional, berdayaguna dan berhasil guna, berorientasi pada perbaikan terus menerus
inovatif, kreatif, berorientasi pada social entrepreneurship dan investasi sosial
Semua bukan semata-mata ingin dilihat bergaya, tapi orientasi kami lebih kepada kepentingan akheratnya
KEPENGURUSAN
Tukiran
Muhtarom Sayid Aqilla
Ahmad Zaenuri
Ahwasin
Saiful Anam
Udin

Agustus 6, 2009 at 5:28 am
Mantaaaap, Kalau mau ikutan caranya bagaimana?
Mei 22, 2010 at 2:15 pm
hem ….piye kabare cah kppm ng kono …kapan rep mudik maning
KPPM: makane kumpul ya men ngerti kabare. Badan mudik
Juli 15, 2010 at 2:05 am
Kalo boleh tau nih, , ,siapa sih yang pelopor n’ pencetus KPPM?????
Aku turut mendukung dc,,,biarpun jauh.
Setiap kali aku OL pasti tak ketinggalan buka website Madureso,tempat kelahiranku. . . .
Jawaban: Lah emang sampeane sapa lan nan endi ya?pencetus kppm ya bujangan madureso